Ahad, 14 Disember 2014

Mendua.

Sekian kali, masih ampuh tidak lelapkan mata. Angkara perkara itu. Terus bergelut dengan perasaan. Bukan untuk adili dia tentang itu. Hakikat empunya sendiri sering kali selingkuh. Berapa kali kata sayang pun tetap tidak berbekas pada hati. Tetap kabur pada rasa. Namun terjadi depan mata. Bikin gundah pada sangka. Mula terkesan pada hati. Cuba untuk leraikan sangsi, tapi tidak berdaya. Yakinlah wahai jiwa, segala itu hanya satu kebetulan. Pejamkanlah perlahan agar bisa lepaskan resah ini tanpa tercalit sebal. Agar esok masih setia, tenang tatap wajahnya tanpa erti prejudis lagi. 

Tiada ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...